Sabtu, 24 Februari 2018

Aliran Rasa Cerdas Finansial

Bismillahirrahmanirrahim

Cerdas Finansial
Sejatinya uang adalah bagian kecil dari rezeki
Dan rezeki tidak selalu berbentuk uang
Semoga kami semakin pandai bersyukur

Cerdas Finansial
Masih menjadi PR untuk kami
Sambil terus mengunyah materi, semoga bisa diaplikasikan dengan baik

#aliranrasa
#cerdasfinansial
#KuliahBunSayIIP
#Tantangan10hari
#Level8
#RezekiItuPastiKemuliaanHarusDicari

Sabtu, 17 Februari 2018

Cerdas Finansial 10

Bismillahirrahmanirrahim

Menutup tulisan di tantangan 10 hari Bunda Sayang, Cerdas Finansial. Izinkan saya share tulisan dari Sarra Risman (diambil dari FB).

Semoga bisa jadi pengingat untuk saya pribadi, khususnya :).

Saya tidak bosan2nya mengajak orang utk berhenti membelikan mainan untuk anaknya. Menurut saya anak sudah memiliki imajinasi yang hebat luar biasa tanpa perlu bantuan mainan. Saya termasuk yg jarang sekali membelikan anak2 saya mainan. Pun ada di rmh, biasanya bukan saya yang beli. Lalu sehari2 anak ngapain aja di rmh? Memainkan segala yang BUKAN mainan. Nanti takut menghambat kreatifitas kl tdk di fasilitasi? Mnrt sy kreatifitas JUSTRU muncul dlm ketiadaan. Mau main jual beli, uang2an di arsir dulu pake koin, potong sendiri, main perang2annya bikin benteng dr bantal dan guling, masak2an pake panci beneran, sofa jd motor2an F1, remote TV jd walkie talkie, gantungan baju jd pesawat tempur, crayon jd mic utk ceramah. Bosan? Main bola, baca buku. Apa kek. Bermain adalah fitrah dalam diri anak. Disediakan atau tidak, mereka akan bermain eniwei. Smua dijadiin mainan eniwei. Kl tidak ada, jd kreatif, imajinasinya jalan. Saya ga selalu ada utk membelikan mrk mainan high end yg trend nya tdk berujung itu, dan hidup tidak selalu 'di atas'. Skrg mgkn bisa. Nanti tak ada jaminannya. Kl terbiasa, jd nagih. Dan belum tentu selalu bisa kita beri. Jd mrk hrs bisa menghibur diri dg apa yg ada. Kalau ke member grup wa parenting sy, sy selalu menyamakan hal ini dengan MacGyver.. Laki2 yg film nya pernah fenomenal puluhan tahun silam krn kekreatifitasannya menggunakan brg yg seadanya utk melawan musuh.
Kl semua serba ada dan hebat.. Wajar.. Biasa.
Kl tdk ada dan tetap bisa hebat.. Luar biasa.

The play is in the child, not in the toy.

#sarrarisman

*jika dirasa manfaat, tidak perlu izin untuk membagikan artikel ini
**mohon untuk TIDAK bertanya hal yg berhubungan dg artikel pada kolom komen karena khawatir tidak terjawab. Terima kasih

Setuju dengan tulisan tersebut. Kami juga termasuk jarang membelikan mainan untuk Kareem. Saya pribadi lebih suka membelikan buku.

Anakku, mintalah pada Allah Yang Maha Kaya. Semoga Allah lapangkan rezeki kita agar kita bisa sama-sama beribadah ke Baitullah.

Ini adalah foto Kareem yang menjadikan evamat sebagai perosotan. Perosotan untuk mobil dump trucknya 😘


#KuliahBunSayIIP
#Tantangan10hari
#Level8
#RezekiItuPastiKemuliaanHarusDicari
#CerdasFinansial

Jumat, 16 Februari 2018

Cerdas Finansial 9

Bismillahirrahmanirrahim

Minta jajan.

Hmmm.. kayanya ga pernah. Sejauh ini Kareem akan minta atau nagih karena sudah dijanjikan sebelumnya. Misal nanti kita ke griy*, beli susu coklat. Sampai sana Kareem akan nagih 😁.

Mang jualan lewat rumah dengan suara-suara yang menggoda cukup menarik perhatian Kareem. Ting ting tukang bubur, tut tut tukang putu, tok tok tok tukang baso tahu dan cuanki, "tahu bulet, digoreng dadakan, tahu bulet", "yuuuu..uuurrr, sayur", hingga "sol spatu", atau towet towet tukang balon. Sejauh ini anaknya ikutan teriak "mang beli" kalau mommy bilang mau beli saja.

Paling girang adalah kalau Kareem ditawarin buat beli tahu bulet atau kue putu 😊.

Tentang sedekah dan menabung belum mommy kenalkan pada Kareem. Semoga bisa segera ya 🙏. Tapi kalau uang Kareem udah tau, ada uang kertas warna merah dan uang koin.

#KuliahBunSayIIP
#Tantangan10hari
#Level8
#RezekiItuPastiKemuliaanHarusDicari
#CerdasFinansial

Rabu, 14 Februari 2018

Cerdas Finansial 8

Bismillahirrahmanirrahim

Mengamati apa yang dilakukan Kareem. Saya jadi semakin paham, kalau tidak dibiasakan anak tidak akan terbiasa. Hehee.. konotasi kalimatnya rasanya negatif ya. Tapi untuk kasus ini tepat.

Hari ini kami ke posyandu. Karena ada program pemberian vit.A dan vaksin difteri posyandunya jadi lebih rame dari biasanya. Termasuk juga ada tukang jualan balon yang udah siap menggida anak-anak dengan balon warna warninya dan suara towet-towetnya 😂😎.

Sambil menunggu giliran Kareem dipanggil kita duduk-duduk diluar. Terlihat beberapa anak merengek (pada neneknya) minta dibelikan balon. Ada anak perempuan seusia Kareem keluar dari ruangan langsung ke tempat mang balon, dari belakang neneknya mengikuti sambil membawa dompet.

Kareem juga memperhatikan dan bertanya
"Mami itu teteh lagi apa?"
"Lagii.. mau beli balon"

Lalu Kareem hanya tersenyum saja 😂.

Karena sedang batuk flu jadi Kareem hanya ditimbang, ukur tinggi, dan dapat vit.A saja. Vaksin difterinya nunggu benar-benar sehat dulu. Keluar dari ruangan si emang balon dengan wajah penuh percaya diri dan senyum yang merekah membunyikan suara andalannya. Kareem cuek, ngelos aja tanpa berhenti jalan. Malah seneng karena dapet tentengan dari posyandu 😎😘.


Barakallah kakak Kareem 😍.

Ini pembiasaan yang kami lakukan pada Kareem
1. Kalau ke toko mainan ga harus selalu beli mainan
2. Kalau ke warung beli sayuran ga harus selalu jajan
3. Kalau ke supermarket ga harus selalu jajan

Sejauh ini Alhamdulillah, anaknya ga pernah merengek meminta. Sesekali kalau ke warung atau supermarket memang kita beli donat, kue, coklat, atau susu coklat kesukaan Kareem, tapi ga harus selalu.

Makasih ya sayang 😘

#KuliahBunSayIIP
#Tantangan10hari
#Level8
#RezekiItuPastiKemuliaanHarusDicari
#CerdasFinansial

Senin, 12 Februari 2018

Cerdas Finansial 7

Bismillahirrahmanirrahim

"Rezeki itu pasti, Kemuliaan harus dicari"

Bagi yang sedang kuliah di Institut Ibu Profesional pasti udah ga asing lagi ya dengan kalimat tersebut.

Dan saya mencari kemuliaan saya sebagai ibu yang bekerja di ranah domestik. Semoga Allah berkahi 🙏.

Sering terbesit keinginan untuk berwirausaha, mandiri dari segi finansial, bersama suami merintis usaha bersama. Tapi.. ah.. mungkin kalau boleh beralasan mah akan jadi panjang kali lebar ya. Hehe.

Saat ini dimasa keemasannya anak, saya ingin benar-benar fokus ada bersama mereka. Apa lagi insyaAllah akan hadir adiknya Kareem. Saya ingin membersamai tumbuh kembang mereka. Mendidik mereka menjadi calon imam soleh 🙏. Aamiin.

Semoga Allah lapangkan rezeki keluarga kami, melalui usaha yang dilakukan suami.
Semoga suami ridho atas apa yang saya lakukan dan akan saya lakukan untuknya dan untuk anak-anak kami.
Semoga Allah ridho dan mengangkat derajat kemuliaan keluarga kami.

PR saat ini adalah bagaimana caranya mengatur keuangan untuk menabung haji, dana darurat, dan tabungan pendidikan anak 😁. Allah, kami memohon padaMu Yang Maha Kaya, lapangkanlah 🙏.

#KuliahBunSayIIP
#Tantangan10hari
#Level8
#RezekiItuPastiKemuliaanHarusDicari
#CerdasFinansial

Minggu, 11 Februari 2018

Cerdas Finansial 6


Bismillahirrahmanirrahim

Salah satu konsep Cerdas Finansial di Ibu Profesional bahwa uang adalah bagian kecil dari rezeki. Sehingga belajar mengelola uang artinya kita belajar bertanggungjawab terhadap bagian rezeki yang kita dapatkan di dalam kehidupan ini.

Noted pisan kalimat tersebut. Sambil saya mencerna dan meresapi lagi materi kali ini. Kegiatan khusus yang disiapkan untuk Kareem sejauh ini belum dilakukan 😢🙏. Saya belum mengenalkan secara khusus tentang sedekah dan menabung. Masih pembiasaan-pembiasaan sehingga saya berharap kelak Kareem akan tumbuh menjadi anak yang percaya diri dengan pilihan gaya hidup yang sesuai dengan fitrahnya, tidak terpengaruh dengan gaya hidup orang lain. Untuk anak-anak yang simpel adalah membeli mainan. Mainan kekinian saat ini misalnya tobot. Ga perlu ikut-ikutan orang lain harus punya mainan seperti itu ya nak.. kita akan sama-sama belajar sayang. Mommy, daddy, Kareem, dan adik (insyaAllah) kita belajar bersama.

Kesehatan salah satu rezeki lain yang diberikan Allah. Seminggu ini Kareem sakit. Mulai dari alergi gatal kaligata, demam, hingga batuk flu. Syafakallah ya anak soleh.

Kami yang sering lalai bersyukur atas rezeki yang Allah berikan. Kesehatan, tempat tinggal, makanan dan minuman, suami/istri yang saling mencintai, anak-anak, termasuk kebersamaan bersama keluarga. Alhamdulillah.

Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

#KuliahBunSayIIP
#Tantangan10hari
#Level8
#RezekiItuPastiKemuliaanHarusDicari
#CerdasFinansial

Sabtu, 10 Februari 2018

Cerdas Finansial 5

Bismillahirrahmanirrahim

Ini adalah yang kedua kali Kareem masuk ke toko khusus mainan. Dan apa yang dilakukan Kareem, sekali lagi benar-benar membuat kami takjub 😍. MasyaAllah.


Kareem cuma liat-liat mainannya aja, termasuk dibagian dump truck dan kawan-kawannya 😁. Saat ada dump yang aga besar Kareem cuma bilang "Dump besar kaya aa asa, kaim kecil" (Dump yang besar kaya yang punya aa arasy, Kareem punya yang kecil). Udah aja, ga diambil atau minta 😊. Lanjut liat-liat dan tunjuk-tunjuk kebagian lainnya. Kalau mau dibilang pengen beliin mah mommy pengen beliin apa lagi promo beli 1 gratis 1 🙈.

Barakallah nak, kita sama-sama belajar membedakan mana kebutuhan dan mana keinginan ya sayang. Jujur kalau ingin mah mommy ingin sekali membelikan semua yang Kareem minta dan Kareem mau. Tapi jika seperti itu apakah akan baik untuk Kareem? Apakah itu benar-benar dibutuhkan Kareem? Apakah itu bermanfaat untuk Kareem? 😊. Mommy masih belajar, semoga bisa saling mengingatkan bersama daddy juga ya..

Tidak harus membeli mainan ya sayang, kita cari yang lebih manfaat. Kalaupun membeli mainan mommmy akan beli yang memang bermanfaat dan dibutuhkan Kareem 😊.

Melihat apa yang dilakukan Kareem mommy jadi berpikir.. jika ada anak yang menangis minta dibelikan mainan, pasti awalnya karena terbiasa dibelikan dan mencontoh.

#KuliahBunSayIIP
#Tantangan10hari
#Level8
#RezekiItuPastiKemuliaanHarusDicari
#CerdasFinansial