Kamis, 15 Juni 2017

Komunikasi Produktif Hari Ke-10

Bismillahirrahmanirrahim

Membersamai Kareem sambil kuliah bunda sayang. Alhamdulillah rasanya ilmunya langsung teraplikasikan. Tiap hari ada saja tantangannya :D

Masih terus melatih intonasi dan suara yang ramah. Hal tesebut bisa benar-benar dilakukan ketika fokus kita ke anak. Jika fokus kita ke HP? Tidak akan bisa dilakukan komunikasi produktif. Selama ini saya kadang masih pegang HP ketika bersama Kareem, tak jarang jadi kurang fokus. Menanggapi Kareem sambil lirak-lirik layar HP :(. Tau salah tapi masih tetap dilakukan :'(.

HP oh HP begitu menyita perhatian.

Mendekatkan yang jauh. Menjauhkan yang dekat.

Penggunaan HP ini harus benar-benar diDISIPLINkan dan diTEGASkan.

Bismillah..

Kalau tidak sekarang, kapan lagi?
Kalau bukan mommy, siapa lagi?

#level1
#day10
#tantangan10 hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip

Bandung, 15 Juni 2017

Senin, 12 Juni 2017

Komunikasi Produktif Hari Ke-9

Bismillahirrahmanirrahim

Siapa yang tidak kenal dengan Kirana dan Ibuk?
Tingkah lucu nan menggemaskan Kirana banyak menyita perhatian orang.

Kemarin saya menonton beberapa video di IG nya Ibuk. Lalu saya berpikir tentang Komunikasi Produktif poin intonasi dan suara yang ramah, yang sedang saya latihkan saat ini. Sosok Ibuk bagi saya sudah berhasil menerapkan poin tersebut. Intonasi dan suara yang ramah. Enak gitu denger suara Ibuk saat berbicara dengan Kirana. Intonasinya dapet.

Saat suami sedang di rumah dan bicara di telefon dengan cust nya, intonasi dan suara yang ramahnya dapet banget. Beliau bicara sambil tersenyum seolah-olah orang yang ditelefonnya ada dihadapannya. Emmm.. harus minta turunan ilmunya juga ni dari suami.

Lalu saya berpikir tentang diri saya. Masih banyak kekurangan saya. Masih sering berkata "Kareem, jangan ah" atau "Kareem, kotor ihh". Jadi baper. Hikzz..
Kareem lagi aktif-aktifnya, loncat sana sini, lari sana sini. Kadang ga liat-liat jalan, kakinya terantuk lantai yanga beda tinggi lah atau kejedut tembok. Tanggapan saya? "Kareem jalannya liat-liat". Sambil agak cemberut.. rut.. ruttt.. rut. Maaf ya nak, mommy sedang belajar untuk merubahnya, supaya lebih baik saat berkomunikasi sama Kareem. Kalau lagi aktif-aktifnya saya belajar untuk selalu berstukur, Alhamdulillah Kareem sehat 😊

Alhamdulillah hari ini sebelum jam 9 malem Kareem udah tidur. Mommy jadi bisa ngerjain ini itu dulu sebelum ikutan tidur. Hehe

Komunikasi Produktif oh Komunikasi Produktif.. Tetep semangat untuk menjadi Ibu Profesional Kebanggan Daddy dan Kareem.

#level1
#day9
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip

Bandung, 12 Juni 2017

Minggu, 11 Juni 2017

Komunikasi Produktif Hari Ke-8

Bismillahirrahmanirrahim

Beberapa hari terakhir ini jam tidur malam Kareem agak berantakan, pola makannya pun demikian. Hari ini baru tidur jam 11 malam. Makan 2x sehari. Pagi jam 8.30. Waktu makan siang, malah tidur. Dan makan sore jam 4. Sisanya diselingi camilan buah atau kue kering.

Padahal saya sendiri jam 8 malam sudah sangat mengantuk. Jadi kami hanya bermain di kamar. Beberapa kali saya terlelap. Sementara Kareem eksplorasi ini itu. Dompet saya, rak buku, robot mainan, atau wadah perlengkapan Kareem.

Lelah, mengantuk, jadi komunikasi saya padanya hanya sebatas mengagakan "tidur yu nak, sudah malam, mommy juga sudah ngantuk" atau "tu di luar udah gelap, tirainya udah di tutup. Tidur yu". Efektif? Sepertinya tidak. Karena hanya sebatas mengatakan padanya dengan intonasi yang lelah. Tidak diikuti dengan bahasa tubuh.


Selamat tidur sayang. Semoga esok lebih baik dari hari ini ya.

Masih tetap semangat untuk terus konsisten melatih poin intonasi dan suara yang ramah.

#level1
#day8
#tantangan10 hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip

Bandung, 11 Juni 2017

Sabtu, 10 Juni 2017

Komunikasi Produktif Hari Ke-7

Bismillahirrahmanirrahim

Masih terus melatihkan intonasi dan suara yang menyenangkan.

Oo ya, 2 hari ini kami berbuka puasa di rumah nenek dan rumah uyut. Ada 2 hal yang saya dapatkan.

1. Menggunakan kata yang baik untuk menyatakan keinginan buang air. Sejak Kareem bayi kami biasakan katakan "pup" untuk buang air besar. Agar ketika lebih besar saat menyatakan keinganan buang air di depan banyak orang, kata-kata yang digunakan lebih nyaman di dengar.

2. Kompak dengan suami. Suami saya protes pada saya karena saya memberikan Kareem nyam nyam untuk cemilannya. Saya protes pada suami karena memberikan Kareem yakult saat kondisinya agak meler. Dan tentang bola. Sepertinya harus dibicarakan dengan suami agar kami lebih kompak. Dan tidak berdebat atau berbeda pendapat saat kami di depan anak.

#level1
#day7
#tantangan10 hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip

Rabu, 07 Juni 2017

Komunikasi Produktif Hari Ke-6

Bismillahirrahmanirrahim

Baru kemaren menulis tentang menanggapi apa yang dilakukan anak sepositif mungkin. Langsung diuji hari ini.

Hingga jam 12.35 pm saya menuliskan ini, Kareem sudah pup 4x. Banyak makannya. Hari ini ikutan sahur di tambah sarapan pagi. Nah saat cebok di kamar mandi, dia ambil air dingin terus tuang ke ember atau ambil air dari ember langsung buang ke kloset. Aga sebal saya, karena nanti air hangat di embernya jadi dingin dan habis. Saat itu saya kata kan padanya "Kareem, nanti airnya jadi dingin. Mau cebok pakai air dingin?" Sambil menyiramkan sedikir air dingin ke kakinya. "Kareem itu kloset, tempat pup, jangan kesanain airnya". Perkataan dengan ancaman jika air hangatnya habis atau jadi dingin ceboknya pakai air dingin saja. Sudah pasti tanpa intonasi dan suara yang ramah.

Astagfirullah.. komunikasi produktif.. ohhh.. komunikasi produktif.. Seandainya saja saya sedikit lebih bersabar. Seandinya saja saya sedikit lebih berpikir positif. Seandainya saja saya memberinya kesempatan. Komunikasi ohhh komunikasi..


Saat memandangnya tidur siang saat ini saya baru menyadari. Kareem meniru apa yang saya lakukan. Dia masukan air dingin ke ember karena kadang air di ember terlalu panas, jadi saya tambah air dingin. Dia masukan air hangatnya ke kloset karena melihat saya juga ketika mengguyur kloset.

Maafkan mommy sayang. Apa susahnya ya padahal memberikan anak kesempatan untuk mencoba? Mencoba mengambil air dingin ke air hangatnya yang terlalu panas. Mencoba bagaimana caranya menyiram air ke dalam kloset. Maafkan mommy ya nak..

#level1
#day6
#tantangan10 hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip

Bandung, 7 Juni 2017



Selasa, 06 Juni 2017

Komunikasi Priduktif Hari Ke-5

Bismillahirrahmanirrahim

Kuliah Bunda Sayang dengan materi komunikasi produktif sambil membersamai anak yang sedang belajar bicara.

Alhamdulillah, menarik sekali.
Tantangannya adalah bagaimana kita mengerti apa yang dikatakan anak dan menanggapinya.
Tak jarang ada perkataan anak yang belum saya mengerti. Maaf nak. Mommy coba terus untuk memahami :)

Intonasi dan suara yang ramah masih terus dilakukan, semoga konsisten. Tidak hanya karena tantangan 10 hari ini saja.

Kali ini saya juga belajar menanggapi sepositif mungkin apa yang dilakukan anak. Misalnya ngambil ulekan dan cobek batu, ngambil bawang putih. "Oooo.. Kareem mau bantuin mommy masak ya. Hati-hati ulekannya dari batu, berat".

Saya coba meminimalisir penggunaan kata 'jangan'. Tantangannya adalah jika orang terdeket berkata 'jangan ini, jangan itu'. Saya tanggapi dan coba jelaskan mengapa jangan demikian dengan perkataan tanpa jangan.

#level1
#day5
#tantangan10 hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip

Bandung, 6 Juni 2017


Senin, 05 Juni 2017

Komunikasi Produktif Hari Ke-4

Bismillahirrahmanirrahim

Semakin menyadari betapa pentingnya komunikasi produktif bersama anak. Kareem 17 bulan sedang belajar bicara dan berkomunikasi. Dengan caranya, anak mengerti apa yang kita ucapkan. Termasuk juga Kareem.

Intonasi dan suara yang ramah.
Masih terus coba saya latihkan setiap harinya. Pemilihan kata-kata, bahasa tubuh lewat kontak mata, dan intonasi yang menyenangkan.

Beberapa minggu kemarin saya batuk, masuk angin, ditambah mual jadi beberapa kali muntah. Kareem meniru saya ketika muntah. Owweeekkk oweeekkk katanya. Termasuk tadi malam. Saya katakan padanya "Kareem doain ya mommynya supaya ga sakit lagi, sehat terus". Ehhh ga taunya Kareem langsung nangis sesengukan. Agak sensitif buat Kareem mendengat kata 'sakit'. Misalnya saat main-main ga taunya dia mukul terlalu keras, dikatakan jangan nanti sakit. Langsung meluk dan diam. Kareem sudah bisa merass bersalah, tapi momny nya jadi merasa bersalah berkali-kali lipat. Pentingnya memilih kata-kata ketika berkomunikasi. Maaf ya nak, mommy akan terus belajar agar menjadi ibu terbaik untuk Kareem.

#level1
#day4
#tantangan10 hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip

Minggu, 04 Juni 2017

Komunikasi Produktif Hari Ke-3

Bismillahirrahmanirrahim

Komunikasi Produktif membersamai Kareem yang sedang belajar bicara.

Menanggapi apapun yang ia katakan.

Kontak mata ketika bersama Kareem.

#level1
#day3
#tantangan10 hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip

Sabtu, 03 Juni 2017

Komunikasi Produktif Hari Ke-2

Bismillahirrahmanirrahim

Melatih poin "Intonasi dan suara yang ramah" dalam komunikasi produktif dengan anak, ternyata tidak mudah. Dibutuhkan kesadaran dan konsistensi.

Kesadaran. Ya, harus sadar akan apa yang kita ucapkan pada anak. Tidak hanya kata-kata yang keluar dari mulut kita, tapi juga disertai intonasi suara yang tepat dan bahasa tubuh yang sesuai.

Konsisten. Kesadaran ini mempengaruhi konsistensi. Kalau inget dilakukan rumus 7-38-55. Semoga bisa konsisten ya, tidak hanya untuk tantangan 10 hari tapi juga untuk terus kedepannya.

Selama ini? Penggunaan kata-kata dalam berkomunikasi dengan anak sudah saya coba memilih kata-kata yang baik. Intonasi suara juga saya rasa cukup. Tapi bahasa tubuh.. ini yang belum saya lakukan dengan baik. Padahal bahasa tubuh ini memegang peran yang paling besar dalam menentukan keberhasilan sebuah komunikasi.

Hari ini, masih dengan kegiatan bermain tanah dan 'banyak iklan' ketika makan. PR saya selain bisa melatih komunikasi produktif, juga mencoba menu baru agar makanan Kareem lebih menarik.

Gadget. Kadang mengalihkan dunia ku. Tau kurang manfaat. Tau kurang tepat. Tapi tetap saja menarik. Hik.. hikkk.. jadi perhatian ke Kareem ga 100%. Saya tau selama ini mungkin Kareem bawa tempat sampah atau keresek bekas pup nya untuk menarik perhatian saya. Nak, maafkan mommy ya sayang.

Bismillah, semoga besok bisa lebih baik dari hari ini.

#level1
#day2
#tantangan10 hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip

Bandung, 2 Juni


Kamis, 01 Juni 2017

Komunikasi Produktif Hari Ke-1

Bismillahirrahmanirrahim

Hari pertama tantangan 10 hari komunikasi produktif.

Poin komunikasi produktif yang menurut saya penting dan utama untuk dilatihkan pertama adalah "intonasi dan suara yang ramah" pada anak.

Kareem (17 bulan) lagi suka-sukanya mengeksplorasi lingkungan sekitar dan mencontoh apa yang orang dewasa lakukan. Kadang saya sering geregetan karena sudah dibilang berkali-kali-kali-kali masih saja dilakukan. Misalnya membawa tempat sampah keliling ruangan atau mainan tanah yang ada di pot tanaman.

Mencoba untuk berintonasi atau bersuara ramah sudah dicoba, tapi masih belum konsisten. Seringnya sambil cemberut dan tidak diikuti dengan intonasi ramah atau bahasa tubuh saya.

"Kareeem, iiihhh.. kotor. Udah yuk."
"Kareem ih, udah mandi ga main tanah lagi ah"
Ini kata-kata yang sering keluar.

Pas kemaren dapet materi Komunikasi Produktif di Kuliah Bunda Sayang, Selama ini kita sering menggunakan suara saja ketika berbicara ke anak, yang ternyata hanya 7% mempengaruhi keberhasilan komunikasi kita ke anak. 38% dipengaruhi intonasi suara dan 55% dipengaruhi bahasa tubuh.

Hmmm.. mungkin karena ini komunikasi saya dan Kareem belum produktif. Saya hanya berkata-kata saja tanpa diikuti dengan intonasi dan bahasa tubuh.

Bismillah ya, semoga membuahkan hasil 9 hari kedepan.


Hari ini Kareem masih mainan tanah. Ga bisa liat pintu rumah kebuka, kalau pintu depan rumah kebuka langsung keluar. Kali ini saya coba lebih santai, biar dia eksplorasi. Tanahnya diambil, dipindahkan ke ember. Sebetulnya karena belum mandi jadi saya izinkan dan karena saya belum mendalami benar materi kuliah Komunikasi Produktif. Heuheu.. maaf keun. Awalnya galau antara mengendalikan emosi atau intonasi dan suara yang ramah. Akhirnya saya putuskan intonasi dan suara yang ramah, karena menurut saya pasti harus dilakukan dengan emosi yang terkendali. Mana bisa ramah kalau emosian ya? Hehehe.

#level1
#day1
#tantangan10 hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip

Bandung, 1 Juni 2017