Jumat, 21 Mei 2010

Tentang Buku : KHADIJAH The True Love Story of Muhammad

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang



Dilihat dari cover buku yang PINK banget dan label 100% Wanita, orang-orang pertama kali mungkin akan berpikir
"hmmmm.... cewe banget dehh.."
"ohh, khusus perempuan"

Pikiran tersebut tidak sepenuhnya benar..
kata-kata bijak "Don't judge a book by it's cover" cocok untuk buku ini, jangan menghakimi buku dari covernya..
hmmm.. mungkin sasaran pasar penerbit buku ini adalah wanita, jadi covernya dibuat dengan warna PINK..
menurut saya buku ini cocok untuk dibaca oleh semmua kalangan, tidak hanya wanita saja.. isi buku ini subhanAllah sangat luar biasa, seperti membawa saya sekitar pada tahun 600M.

Akan coba saya uraikan dengan singkat mengenai buku ini..
dalam buku ini tidak hanya diceritakan mengenai Khadijah, tetapi juga sahabat-sahabat Rasul yang lain dan bagaimana pada masa-masa itu islam berkembang, bagaimana perjuangan kaum muslim dalam menegakkan ajaran islam, bagaimana kaum muslimin lebih memilih untuk berhijrah ke Habasyah dan meninggalkan tanah air yang mereka cintai dari pada mengorbankan keyakinan yang mereka pegang teguh.

"Kekuatan fisik Khadijah semakin lama semakin turun. Begitu pula kecantikannya. Tetapi ada seseuatu yang tidak pernah berubah di dalam dirinya, yaitu kekuatan spiritual dan kejernihan cinta. Ia selalu dan selamanya beriman kepada Allah serta meyakini kebenaran risalah suaminya"

Khadijah binti Khuwalid.. Setiap kali Rasulullah mengalami penolakan, celaan, atau hinaan, Khadijah menjadi orang pertama yang menghibur, menemani, dan meyakinkan beliau. Hal itu terus berlangsung hingga akhirnya Khadijah meninggal pada usia 65 tahun, tepat 10 tahun sejak Muhammad diangkat menjadi Rasul.
Dalam buku ini dijelaskan bagaimana awal atau asal mu asal pernikahan Khadijah dan Muhammad serta bagaimana rumah tangganya. Khadijah menjadi orang pertama yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya.

Abu Bakar ash-shiddiq.. "ash-shiddiq, 'yang benar dan dapat dipercaya', adalah julukan yang disematkan oleh Rasulullah kepadanya. Abu Bakar merupakan lelaki yang mulia, bijaksana, dan disukai oleh kaumnya. Ia merupakan salah satu orang yang paling luas pengetahuannya tentang nasab atau garis orang-orang Quraisy. Ia juga seorang pedangang yang sukses, berpengalaman, dan senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai moral yang luhur. Dari Abu bakar lah dakwah Islam secara luas dimulai. Pasa diri Abu bakar Rasulullah menemukan sosok seorang sahabat yang setia dan penasihat yang tulus.
Utsman ibnu Affan (dari bani Umayyah) adalah salah seorang yang masuk Islam di tangan Abu Bakar.

Utsman ibnu Affan adalah seorang yang dikaruniai akal yang cerdas dan ia merupakan salah satu pemuda Quraisy yang paling kaya dan paling tinggi nasab dan status sosialnya. Ia terkenal sebagai seorang yang dermawan dan bertingkah laku baik. Disamping itu Utsman juga tampan, pemalu, dam disukai banyak orang. Ia termasuk 10 orang pertama yang memeluk Islam sekaligus salah seorang yang paling dicintai Rasulullah. Utsman menikah dengan salah seorang putri rasul, Ruqayyah.

Hamzah ibnu Abdil Muththalib.. Hamzah adalah seorang pemuda yang paling mulia, paling kuat harga dirinya, dan paling berani membela kebenaran di antara pemuda-pemuda Quraisy. Hamzah secara terbuka mengumumkan bahwa ia telah memeluk Islam dan meninggalkan penyembahan berhala. Hamzah mulai mendakwahkan Islam secara terang-terangan tanpa rasa takut.

Bilal ibnu Rabah.. Bilal adalah seorang budak milik Umayyah ibnu Khalaf. Seutas tali diikatkan dilehernya. Lalu, ia diserahkan kepada anak-anak kecil yang tengah bermain. Anak-anak tadi menarik-narik tali yang terikat di lehernya, melempari, dan memukulnya, serta menganggapnya sebagai mainan yang bisa diperlakukan sekehendak hati mereka. Tali itu mencekik, tetapi Bilal tetap bertahan menanggung semua hinaan itu demi keyakinan yang dipegangnya teguh-teguh. Setiap siang, ketika matahari seedang berada di puncak teriknya, Bilal dibawa ke padang pasir dan direbahkan di ataspasir yang panas dengan punggung terbuka. Sebuah batu besar yang panas membara diletakkan di atas dadanya. Ia terus bertahan menanggung semua derita dan siksa hingga suatu hari Abu bakar membeli dan memerdekakannya. Sejak saat itu ia menjadi orang merdeka yang bebas melakukan apa saja.

Umar ibnu Khaththab.. Proses masuknya Umar lebih enak dibaca sendiri pada halaman 240-250. Rasulullah memberi julukan “al-faruq” kepada Umar, karena Umar, sebagaimana dikatakan Aisyah, memisahkan antara yang haqq dan yang batil.

Dalam perjuangnnya, Rasulullah selalu dibela oleh pamannya, Abu Thalib. Di belakang keduanya berdiri bani Hasyim dan bani Muththalib beserta seluruh pemeluk Islam. Rasulullah mengajak pamannya untuk memeluk Islam. Akan tetapi Abu Thalib saat itu sudah tua dan sedang sakit. Ia khawatir orang-orang akan menuduhnya sebagai penakut karena memeluk Islam pada saat ajal hampir menjemputnya. Rasulullah sangat mencintai pamannya, beliau sadar bahwa Abu Thalib telah membela dan lelindunginya sekuat tenaga. Karena itu, beliau tidak pernah berputus asa berusaha agar pamannya beriman dan mengucapkan syahadat. Tetapi kalimat terkahir yang diucapkan Abu Thalib sebelum meninggal adalah “aku tetap memeluk agama Abdul Munththalib”. Tentang Abu Thalib, Allah berfirman :
“Sungguh engkau (Muhammad) tidak dapat memberi petunjuk kepada orang yang engkau kasihi, tetapi Allah memberi petunjuk kepada orang yang Dia kehendaki, dan Dia lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima petunjuk” (al-Qashass [28] : 56).



Banyak kisah-kisah lain dalam buku ini yang sangat layak untuk dibaca.. Tulisan ini hanyalah sebagian kecil kisah yang ada dalam buku KHADIJAH The True Love Story of Muhammad, dan buku tersebut hanyalah sebagian kecil kisah yang ditulis mengenai Rasul, keluarga, dan sahabatnya..

SubhanAllah, jika kita renungi lebih dalam, sungguh cobaan yang kita alami saat ini tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan apa yang dialami Rasul, keluarga, dan sahabatnya dalam menegakkan Islam.


Buku ini sangat bagus dan sangat menarik untuk dibaca, hmmmm... banyak kata-kata dalam buku ini yang tidak dapat saya uraikan disini, banyak perasaan yang hadir dan sulit saya utarakan melalui kata-kata ketika membaca buku ini..


-semoga kita dapat selalu membaca tidak hanya yang tersurat, tetapi juga yang tersirat-



Nafsa Karima
21 Mei 2010

(maaf untuk setiap salah dan khilaf yang ku lakukan)


Tentang Buku :
Buku KHADIJAH The True Love Story of Muhammad ditulis oleh Abdul Mun'im Muhammad Umar dengan penerjemah Ghozi M. Diterbitkan oleh Pena Pundi Aksara, Jakarta Pusat (cetakkan VIII, Desember 2008).

6 komentar:

  1. oohh... dikirain aku teh ttg siti khadijah...
    jadi pengen baca...
    iya yah, cha, perjuangan kt teh g sgimana dibandingkan mereka..subhanallah

    BalasHapus
  2. hoh gituh,,bukan tentang khadijah aja,,
    emang cinta tuh bukan sekedar hubungan antara laki-laki dan perempuan,

    tapi ga ngerti cha,,"kalimat terahir yang diucapkan Abu Thalib sebelum meninggal adalah “aku tetap memeluk agama Abdul Munththalib”"
    maksudnya apa yah?

    BalasHapus
  3. tata, maksudnya Abu Thalib (paman Rasul) tidak memeluk Islam hingga akhir hayatnya..

    BalasHapus
  4. http://didoanyanamakudisebut.blogspot.com/

    BalasHapus
  5. suami pernah beliin buku ini buat kakak ipar, sayang sekarang ga tau rimba nya, padahal belum sempet baca. Alhamdulillah ada resume nya disini, semakin pengen baca jadinya, mudah-mudahan secepatnya bisa.
    Salam kenal chaca, senang kalo sudah blogwalking ke sini dan baca-baca tulisannya, ditambah lihat ikan berenang nya..(kalo boleh sekalian minta izin mo ambil link ikan berenangnya.
    keep writing!!
    http://aladyschamber.blogspot.com/

    BalasHapus
  6. Terimakasih sudah men-share ilmu yng bermanfaat
    syukran ya Ukh

    http://langit-buku.blogspot.com
    http://mulartosmart.blogspot.com

    BalasHapus