Jumat, 14 Desember 2012

bersamamu

bismillahirrahmanirrahim

Bersamamu memberi kekuatan,
berpisah darimu memberi harapan
Karena cinta harus dididik dengan
pertemuan dan perpisahan
karena Allah tiada cinta tanpa ketaatan
Mencintai Allah berarti ketaatan kepadaku
Mencintaimu berarti taatku pada Allah
bila cinta adalah ketaatan pada-Nya
Dia yang menjamin cinta itu ada
pada pertemuan atau perpisahan semuanya sama saja
mudah membuatku mencintaimu
semudah membuatmu mencintaiku
Ketundukan akan perintah Allah,
sumber cinta yang tiada lekang
nikmatnya pernikahan, romantisme pun jadi pahala
maksiatnya pacaran, sudah mesum dosa pula.
~ Ust. Felix Siauw


Cinta, kebahagiaan itu adalah pilihan kita, kita yang menentukan.
Bersamamu kebahagiaan itu selalu ada..
Tapi ada engkau atau pun tak ada,
kebahagiaan itu harus selalu ada..
Cinta, bersamamu memberi kekuatan, memberi harapan, dan memberi keberanian..

Pembuktian dari kata-kata "Allah, aku mencintai-Mu", star principle..
Allah, aku hanya punya satu hati... Tak mungkin didalamnya aku dapat mencintai dua atau lebih..
Tapi dengan mencintai-Mu, Ya Rabb.. Aku selalu dapat mencintai orang tua, keluarga, saudara, teman, sahabat, dan juga seseorang..
Maka semoga Engkau isi hati kami dengan cinta pada Mu.. :)

Tersenymlah, maka semesta akan ikut tersenyum bersamamu..
Membumikan cinta-Nya dengan kalimat laa ilaaha illallah..

Semangattttt,, memperbanyak perbekalan..
Agar kelak, jika Yang Maha Pemilik waktu memanggil aku atau kau untuk pulang terlebih dulu, semoga kau ridha padaku, ridha atas semua yang aku lakukan untukmu, untuk kita, dan untuk keluarga kita..



Sedikit inspirasi dari seorang sahabat (dengan sedikit perubahan kata)..
"Aku tetep ingin menjaga komitmen aku sama Allah, 
aku ingin ajak kamu ketemu Allah di Surga-Nya..
Perjalanan kita masih panjang, cinta kita harus bisa sampai akhirat.."


Istirahatlah jika memang harus,
tapi jangan pernah menyerah..
Semangat ^^
Hingga kelak kita dipertemukan lagi..

di Bandung,  30 Muharram 1434 H
Nafsa Karima

Tidak ada komentar:

Posting Komentar